10 Rekomendasi Drakor Lawas yang Tetap Enak Ditonton Ulang

Rekomendasi drama Korea lawas yang tetap seru ditonton ulang dengan subtitle Indonesia, dari kisah remaja, romansa ikonik, hingga drama hangat keluarga.

10 Rekomendasi Drakor Lawas yang Tetap Enak Ditonton Ulang
10 Rekomendasi Drakor Lawas yang Tetap Enak Ditonton Ulang (Foto: Netflix)

Ada masanya kita tidak benar-benar ingin mencari tontonan baru. Bukan karena kehabisan pilihan, tapi karena ingin kembali ke cerita yang sudah pernah memberi rasa. Drama Korea punya keistimewaan di titik itu. Banyak judul yang justru terasa lebih nyaman ketika ditonton ulang. Kita sudah tahu akhirnya, tapi tetap kembali karena suasana, karakter, dan emosi yang ditinggalkan terasa seperti rumah.

Menonton ulang drakor bukan soal nostalgia semata. Ada cerita yang semakin relevan ketika kita menontonnya di usia berbeda, dengan pengalaman hidup yang juga berubah. Berikut adalah drama Korea lawas yang sampai sekarang masih layak diputar ulang dengan subtitle Indonesia, tanpa rasa bosan.

1. School 2015 Who Are You (2015)

Drama ini tidak pernah benar-benar ringan. Di balik seragam sekolah dan wajah muda para karakternya, School 2015 bicara soal identitas dan luka yang sering tidak terlihat. Kisah dua saudara kembar yang tumbuh dalam lingkungan berbeda membuka pembahasan tentang perundungan dengan cara yang jujur dan tidak berisik. Ditonton ulang, ceritanya justru terasa lebih pahit dan lebih nyata, terutama bagi penonton yang kini melihatnya dengan sudut pandang orang dewasa.

2. Reply 1988 (2015)

Reply 1988 adalah contoh sempurna drama yang tidak bergantung pada konflik besar. Ceritanya bergerak pelan, penuh percakapan sederhana tentang keluarga, tetangga, dan persahabatan. Setiap kali ditonton ulang, rasanya seperti kembali ke gang kecil yang hangat, mendengar tawa, pertengkaran kecil, dan cinta pertama yang tumbuh diam-diam. Drama ini tidak mengejar klimaks, tapi membiarkan emosi tinggal lebih lama.

3. The Legend of the Blue Sea (2016)

Romansa fantasi ini punya daya tahan yang kuat. Bukan hanya karena premis putri duyung dan reinkarnasi, tapi karena keseimbangan antara humor dan perasaan. Aksi kocak karakter utamanya membuat drama ini selalu terasa ringan, sementara kisah cintanya cukup manis tanpa menjadi berlebihan. Ditonton ulang, suasananya tetap menyenangkan.

4. Descendants of the Sun (2016)

Drama ini sudah menjadi semacam rujukan romansa Korea modern. Hubungan antara tentara dan dokter dibangun dengan konflik yang terasa dewasa, bukan sekadar manis-manisan. Setiap kali ditonton ulang, bukan hanya kisah cintanya yang menarik, tapi juga dinamika moral dan kemanusiaan di baliknya. Tidak heran jika drama ini masih sering disebut sebagai salah satu yang paling ikonik.

5. Strong Woman Do Bong Soon (2017)

Kalau sedang butuh tontonan yang ringan dan menghangatkan, drama ini hampir selalu bekerja. Perpaduan komedi, romansa, dan sedikit unsur thriller membuat ceritanya tidak cepat usang. Chemistry para pemerannya terasa tulus, dan itu yang membuatnya tetap menyenangkan meski sudah ditonton berkali-kali.

6. Hotel Del Luna (2019)

Ada keindahan dalam kesedihan yang disajikan drama ini. Cerita tentang arwah yang singgah, penyesalan masa lalu, dan waktu yang tidak bisa diulang membuat setiap episode punya rasa sendiri. Ditonton ulang, Hotel Del Luna justru terasa lebih sunyi dan lebih dalam, seolah mengajak penonton berhenti sejenak dan merenung.

7. Hospital Playlist (2020–2021)

Ini adalah drama yang sering diputar ulang bukan karena penasaran, tapi karena ingin merasa baik. Persahabatan lima dokter, obrolan sederhana, musik, dan rutinitas rumah sakit disajikan dengan hangat. Tidak ada antagonis besar, hanya kehidupan yang berjalan apa adanya. Drama ini cocok ditonton kapan saja saat ingin suasana tenang dan positif.

8. The Penthouse War in Life (2020–2021)

Meski penuh konflik ekstrem dan emosi yang meledak-ledak, The Penthouse punya daya tarik tersendiri saat ditonton ulang. Ambisi, rahasia, dan ketimpangan sosial ditampilkan tanpa kompromi. Banyak penonton kembali bukan untuk tenang, tapi untuk merasakan kembali intensitas ceritanya yang berani dan dramatis.

9. Mr. Queen (2020–2021)

Konsep pertukaran jiwa ini terasa segar bahkan saat ditonton ulang. Komedinya tidak cepat basi, dan lapisan politik istana justru lebih menarik saat diperhatikan kedua kalinya. Perpaduan absurd dan serius dalam drama ini membuatnya punya identitas yang kuat dan berbeda.

10. Vincenzo (2021)

Drama ini justru terasa semakin seru ketika ditonton ulang karena detail-detail kecilnya lebih mudah ditangkap. Perpaduan dunia mafia, hukum, dan humor gelap berjalan seimbang. Karakter pendukungnya pun punya momen masing-masing, membuat ceritanya terasa hidup dari awal sampai akhir.

Deretan drama di atas dapat ditonton kembali melalui layanan streaming legal yang menyediakan subtitle Indonesia. Bagi penonton yang sering bertanya drakor tayang di mana atau mencari cara nonton drakor sub indo yang aman, menonton lewat platform resmi memberi kualitas gambar lebih stabil dan terjemahan yang rapi, tanpa gangguan yang memutus suasana cerita.

Menonton ulang drama Korea bukan tanda kehabisan tontonan. Justru sebaliknya, itu cara menikmati cerita dengan ritme yang lebih tenang. Saat kita sudah tahu akhirnya, perhatian bisa tertuju pada hal-hal kecil yang dulu terlewat. Dan di situlah banyak drakor menunjukkan kekuatannya yang sesungguhnya.